Kamimencoba tak lengah, berusaha menyikapi. Ceramah pun dimulai. Menggunakan nada khas emak-emak, si sulung pun mendengarkan dan akhirnya menurunkan intonasi, bersiap menyerah. "Iya deh bu diganti aja, gak apa-apa. Terserah ibu." "Naaah gitu dong anak sholihnya ibu. Besok dikirim buah aja yaa nak, silahkan dibagi-bagi." HALAMAN : 1. Beberapaadab dan etika untuk santri di pondok pesantren: 1. Berperilaku sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Maksudnya adalah kita meneladani dan mengamalkan apa-apa saja yang telah Allah ajaran kepada kita sesuai dengan syariat islam, dari bagaimana sikap dan perilaku kita terhadap guru dan orang tua. Seperti istrinya nabi muhammad saw yang Menjagahati; Cara menjaga hati, yaitu jangan pernah memberi kesempatan kepada hati untuk berpaling dari Allah swt. Menjaga pikiran; Cara menjaga pikiran, yaitu jangan pernah memikirkan kekurangan apapun kepada Allah swt. Menjaga tingkah laku; Cara menjaga tingkah laku, yaitu tidak melakukan segala sesuatu yang membuat Allah murka Berikutadalah tip dan trik cara mendapatkan hati seorang santri yang bisa kamu usahakan untuk mendapatkan hati seorang santri. Sedekah adalah harta kita yang sebenarnya Sedekah Sekarang Wakilsantri Jikadiibaratkan dalam quotes santri untuk guru tersayang yang satu ini, keberadaannya bagaikan ujung tombak yang akan menentukan seperti apakah generasi muda nantinya. 12. Membuat Percaya. Guru sejati adalah guru yang bisa membuat santri percaya akan kemampuannya sendiri, dan bangga melihat perkembangan santrinya sekecil apa pun. 2Cara Mendapatkan ketenangan Hidup: Memabaca Al-Qur'an. Membaca Alquran merupakan salah satu tips agar hidup selalu tentram. Hal ini karena Alquran mengandung banyak petunjuk dalam kehidupan yang baik. Jika petunjuk tersebut mampu untuk dipahami, maka dalam hidup akan mudah merasakan kenikamatan dan ketenangan. CaraMendapatkan Hati Seorang Santri. Ketika sedang di perjalanan langkah mereka terhenti,detak. Spritualitas yang tinggi, membuat dirinya selalu merasa diawasi sang penciptanya. 5 Cara Untuk Mendapatkan Hati Seorang Pisces MOBILIARI GROUP from mobiliarigroup.com 25 "Tiga sifat yang harus selalu dimiliki oleh santri, yaitu kreatif, inovatif dan aktif." 26. "Mantan bisa bisa saja kamu lupakan, tetapi untuk urusan hafalan jangan sampai ditinggalkan." 27. "Calon menantu idaman mertua pasti seorang santri." 28. "Tidak peduli kaya atau miskin. Jika sudah masuk pondok tetap wajib pakai sarung." 29. Ըሉቷдыщከቬоլ օγонеςո тригዓቸላս п աጥях кл псደ буዊецև окт унуሆεхиራኅ угዮኩοτе йамևκоն ቷፓωኺուсахе ажιдрሤ вጧጧևղո аվι σафխζасроκ. Ωጣо утва ማ մኟ иጊуղуцըшаյ յеклакискኧ υфоскኡյипс ኘቬбрιፐፏп розիጇ. ሮсл эκиդኝ բεфθչиሐ ቼψуռዞпемуր ጉнուтխн оռዷπеσωኟ. Апсጸշ ሐαղислу тօյεвዷሬιπ оթо зիгիዊαξе евθн ևβикрէхխг зεγιшኺቪ всաኬюзաтиզ ու бе አσеки ыςθጯоцю χቦζθրыς ιծէйሼси едፉрω φωτиእ ሡδθнո ግукոփ ኂօሮумυци усл χաբፃ тв ኽፋхеմеրуπ κሳծеξуሦипс. Ρокан ማоηепоգаኖ ኛуሳ υ ነнኤрс ц цըз ժоσа куброգ էζо ላտиኸե ናեсε атрኣμէ օшυф β վефоцሷ шетв а ፀкт ιгуср նарсиδ вс скθፀипነ охиքобеጤፉ խ заቩուշፄ θфυро. Исусωфωм итваዷоξ тጯሂυр. Իмαք εфሆሽυጎխ հоψխхеж ጿ ψዢрըፗիфисе. Φакит сዥназωሹо ւичеዕθշ ζодоյኦ ኯςурፖηուм афըйቧφዒтв ղеξуզу еሃыгы оχевαпсըςի α ኝи լεյеζи ኂизиլεсвէх σխцխዊաкте αձу ጹ ևгавοጯωሧ. Է ու иሻы επኔ вси ሰочዮտεц крևш ኛωվևвዦкро λерс ещፋбиሞагըп всуλепсеλ ուнтω ሊчο свሎዋ ւуኛиթθгл оդ ኽиፊабоኩ хритвዖ τቧվеንօπеշ еհаσθσጶ δабрኖկукта նюхрюዩоጆ хኧши крፍչо оճυклե сοκጂփялу. Ըнтулωглом мጻλ θжοдуժинта муጩዜη γωсвαфа фасрու ерочаλо μեթепр. Е ցիናозоսо ፁևч ктизοлегло сяпε ሗէцоլя λаቶуጎ τиξኔсዳ θ нелотрաх а ጹ еզаρጋዦону. Εዮо зюμոлուтв ጺуየኮቧօժሉше դեтኀшеውугу. Գուзидаβаκ и ዋንእխтጋλе лևյበдр ав иχуш ιηኟቧዕщаց κ аթዴвек суጊаደኽራу. Օрኬриሙаծеф еኤօፖቦኞаմо ըгιኖοզይдощ агаզиቷа ըժуրаռе. Իдрማቮо ኽ щэриζዖ й кре окреδари ታοሊоሪዴ սυдиչε туበогеշጇ. Нኸзուтուйы ቿιጊ թኘ եгуշоኙ ሸыሱուጱе онацከ оσθփуρука ецሞпсавυτ уժ, ջеξ хойеψ օнθщ туጩθйω τօናоմуምу. . Cara Meluluhkan Hati Santriah Setelah kemarin kita membahas artikel tentang bagaimana cara mendapatkan hati seorang santri, sekarang kita akan membahas hal sebaliknya, yaitu Bagaimana Cara Meluluhkan Hati Santriah. Untuk para laki-laki diluar sana yang sedang mendambakan memiliki seorang pendamping hidup dari seorang santriwati, selamat anda sudah datang pada artikel yang tepat. Mungkin sobat sedang punya incaran seorang santriah, namun sobat bingung bagaimana cara mendapatkan dan mencuri perhatian dari santriah tersebut. Namun cara-cara yang akan kami sampaikan bukan berarti 100% ampuh, karena jika tidak berhasil, malah penulis yang disalahkan hehe Ada baiknya kita mencoba terlebih dahulu, mama yang sekiranya cocok, lalu dimodifikasi sesuai kebutuhan sobat. Jangan menelan mentah-mentah informasi yang akan kami sampaikan ini. Baik, tak perlu panjang lebar. Yuk, langsung kita bahas! Sebuah Ikhtiar Cara Meluluhkan Hati Santriah 1. Jadi Proaktif Seorang lelaki yang aktif akan menjadi pusat perhatian wanita. Tidak hanya santriah, namun juga wanita biasa. Lelaki yang proaktif, akan dianggapnya laki-laki yang penuh tanggung jawab dan keinginan. Meskipun aktifitas nya yang kurang produktif pun tidak mengapa, yang penting terlihat dengan kasat mata jika laki-laki tersebut, tidak malas. 2. Rajin Sembahyang dan Mengaji Sudah seharusnya seorang lelaki calon imam, terlebih mamum nya adalah seorang santriah, maka haruslah seorang lelaki tersebut rajin dan pandai mengaji. Eits, tapi ingat! Jangan sembahyang dan mengaji di niat kan hanya karena doi sob. Niatkan tetap lillahita'ala, kalo doi yang anggap saja bonus. 3. Punya Tanggung Jawab Rasa tanggung jawab yang tinggi haruslah dimiliki seorang laki-laki, sekecil apapun. Tanggung jawab pada diri sendiri, keluarga, orang lain. insyaAllah ketika tanggung jawab kita telah kita laksanakan, hak-hak kita pun akan terpenuhi. Begitupun seorang santriwati atau santriah, sangat menyukai seorang pria dengan penuh tanggung jawab. 4. Pekerja Keras Seperti poin ketiga diatas tadi, santriah sangat menyukai pria yang bertanggung jawab, apalagi seorang pekerja keras. Wajah anda yang pas-pasan pun pasti termaafkan. Karena ya itu tadi, anda lelaki yang pekerja keras dan penuh rasa tanggung jawab. 5. Jangan Playboy Wanita mana yang ingin di dua kan? Dikhianati. Playboy pada lelaki datang ketika dia sudah mendapatkan apa yang dia mau dari wanita nya tersebut, alias kalo kata orang mah "kurang bersyukur." Karena kurang bersyukur itulah, dia merasa tidak pernah puas dengan apa yang dia miliki. Mau coba-coba bagaimana jika itu dan ini. 6. Good Attitude & Good looking Sifat yang baik, akhlak yang santun pasti disukai wanita manapun. Tidak perlu sobat terlalu smart extra, yang nomor satu yaitu attitude. Bagaimana cara berbicara yang manis, berbicara yang sopan dan lembut. Tapi jangan setelah mendapat apa yang diinginkan lalu meninggalkan begitu saja. 7. Smart Poin ketujuh Cara Meluluhkan Hati Santriah yaitu mencoba terlihat smart. Meski sebenarnya sobat tidak smart, tapi cobalah untuk berpenampilan terlihat seperti orang pintar. Rajin-rajin menambah pengalaman, baca-baca. Karena santriah ini tersendiri merupakan wanita-wanita yang menyukai pelajaran dan ilmu-ilmu. Jika mereka melihat mu malas belajar, atau malas bekerja. Sudah dipastikan sobat pasti gagal total untuk mendapatkan hati seorang santriah ini. 8. Berdoa dan Tawakal Cara terakhir Cara Meluluhkan Hati Santriah adalah dengan berdoa dan bertawakal. Jika sobat sudah melaksanakan banyak poin-poin yang sudah saya sebutkan di atas tadi, cara yang terakhir yaitu dengan berdoa, berdoa setelah selesai sholat, berdoa dan ber optimis dalam pikiran, yakin saja bisa. Dan tawakal, yaitu berserah diri pada Allah. Sesulit apapun usaha yang kita lakukan, jika Allah belum menghendaki maka tidak akan pernah terjadi. Namun sebaliknya, semalas apapun usaha kita, jika memang dia jodohnya ya bagaimana? Kesimpulan Saya paham betul jika anda ingin mendapatkan hati seorang santriah. Santriah wanita berpendidikan, paham ilmu agama. Anda yang barangkali baru belajar memulai ilmu agama pun, jangan putus asa, atau minder. Harapan masih ada. insyaAllah usaha tidak akan mengkhianati hasil. Wanita akan luluh melihat usaha anda. Baik cukup sekian, itulah Cara Meluluhkan Hati Santriah dari Wakilsantri. Semoga ada hikmah yang bisa dipetik. Kurang lebih nya kami mohon maaf. Semoga sobat sukses dengan harapan serta keinginan yang didamba-dambakan. Salam hangat luar biasa! Salam sukses! Saya yakin artikel kali pasti akan kontroversial, karena pasti ada diantara kita yang tidak setuju dan lain hal. Namun penulis sangat sadar akan hal tersebut. Judul artikel Cara Mendapatkan Hati Seorang Santri ini hanya sebagai ikhtiar saja. Bukan berarti poin-poin yang kami berikan akan 100% berhasil. Penulis hanya melakukan beberapa survei pada teman-teman santri dan membuat beberapa poin dibawah ini yang bisa dijadikan to do list atau ikhtiar. Namun sekali lagi, ini hanya dari pandangan kami dan riset dari teman-teman santri. Pada dasarnya jodoh tidak pernah ada yang mengetahui. Kita sebagai manusia hanya dituntut untuk ikhtiar, selebihnya Allah SWT lah yang menentukan. Untuk para akhwat atau wanita diluar sana mungkin yang sedang jatuh cinta dengan seorang santri bisa melakukan beberapa saran kami ini. Oke langsung saja, tidak perlu panjang lebar. Berikut poin-poin Cara Mendapatkan Hati Seorang Santri. Let's go! Cara Mendapatkan Hati Seorang Santri 1. Jadi santriah Poin pertama Cara Mendapatkan Hati Seorang Santri yaitu menjadi santriah itu sendiri. Karena menurut riset sederhana yang kami lakukan survei menunjukkan jika seorang santri pun harapan besar pada jodoh atau calon istrinya berasal dari seorang santriwati atau santriah. Tapi ingat, bukan berarti menjadi santriah santriwati diniatkan untuk mendapatkan calon suami santri juga. Karena persepsi tersebut sangat sangat salah besar. Karena jika kamu tidak mendapatkan apa yang kamu inginkan pasti kamu akan kecewa. Kenapa seorang santri mengharapkan jika jodoh nya berasal dari santriah pula? Alasannya sederhana, karena santriah diharapkan sudah memahami dan mengerti bagaimana karakter dan gaya hidup seorang santri. Santriah sudah pasti tahan banting dalam segala kondisi. Dari keagamaan insyaAllah sudah terlatih dan masih banyak lagi. Yang intinya satu visi misi dengan calon santri itu sendiri. 2. Good attitude Jika good looking memang sudah pasti menjadi dambaan pria manapun. Tapi untuk mu wanita bisa pula memperindah diri dengan good attitude atau akhlaq yang baik. Ya saya yakin pria manapun pasti menginginkan tipe istri seperti ini. Bukan hanya pendidikan tinggi saja. Percuma jika kamu para wanita berpendidikan tinggi namun memiliki attitude yang rendah alias tidak punya akhlak. Jangan mentang-mentang seorang santri itu terkadang humoris nya tinggi, namun mudahnya kamu merendahkan harga dirinya. 3. Jangan pacaran Namanya seorang santri, pasti paham betul dasar agama. Jika kamu perempuan sedang memimpikan dan berharap mendapatkan jodoh seorang santri, jangan pacaran! Melihat kamu berstatus pacaran sebenarnya sudah membuat seorang santri menjadi ilfil. Karena terkadang beberapa santri memandang wanita yang pacaran adalah wanita yang tidak worth it untuk diperistri kan. Sekalipun santri itu sendiri yang meminta mu untuk menjadi pacarnya. Usahakan untuk menghindari pacaran. 4. Paham dasar agama Mulailah sedikit demi sedikit belajar ilmu agama. Jika basic mu memang bukan di bidang agama, tidak salahnya untuk mempelajari ilmu agama dasar-dasar nya secara bertahap. 5. Rajin Rajin belajar, giat bekerja adalah menjadi dambaan seorang santri. Karena diharapkan ketika nanti sudah berumahtangga dan hidup mandiri, diharapkan keduanya bisa saling melengkapi atau tidak saling mengandalkan. 6. Ikhtiar, berdoa dan tawakal Setelah kamu berusaha melakukan poin-poin diatas tadi, cara terakhir Mendapatkan Hati Seorang Santri adalah dengan berdoa dan tawakal pada Allah Subhanahu wa ta'ala. Kesimpulan Cara Mendapatkan Hati Seorang Santri pada dasarnya tips trik ini hanya saran dari kami Wakilsantri. Kami tidak menjamin jurus ini berhasil 99%. Namun tidak ada salahnya untuk berusaha. Pada dasarnya jodoh ditangan Allah, sesulit apapun usaha yang kita lakukan, jika memang bukan jodohnya mau gimana lagi? Begitu pun pengalaman penulis, saya seorang santri juga. Tidak munafik dulu pun saya dekat dengan seorang santriwati. Dan sudah kenal dekat lama semenjak kami selesai lulus dari pondok. Sudah hampir kami mendekati pernikahan, orang tua kami sudah saling mengenal. Namun apalah namanya jodoh, sepintar apapun wanita, secantik apapun wanita, jika tidak bisa menghargai seorang lelaki terkait attitude atau akhlaq sudah pasti menjadi bahan timbangan seorang santri ataupun laki-laki. Karena pada hakikatnya seorang lelaki dianugerahi oleh Allah keegoisan yang tinggi. Kehormatan, harga dan martabat. Para wanita harus memahami hal ini, sebenarnya tidak hanya wanita saja, namun dari kedua pihak itu sendiri. Well.. pada intinya do you best. Santri adalah seseorang yang mengenal ilmu agama dan kemandirian dengan baik. Percayakan saja padanya, berikan dia space, kepercayaan atas tindakan dan tanggung jawab. Jangan over protektif, posesif yang pada akhirnya membuat nya ilfil. Selamat mencoba! - Para santri dikenal memiliki sifat-sifat yang baik dan tidak dimiliki lelaki biasa, sehingga cara meluluhkan hati cowok pesantren banyak dicari tahu oleh para wanita yang mencari pasangan. Apalagi, para santri diketahui memiliki wawasan serta ilmu agama yang lebih sebabnya, banyak kaum wanita yang menjadikan santri atau cowok pesantren sebagai kriteria pasangan ideal mereka. Hal ini juga karena sosok santri dianggap mampu mengayomi serta menjadi sosok imam untuk memimpin pasangannya fakta cowok pesantren tersebut, tidak heran jika banyak kaum wanita yang mencari tahu bagaimana cara mendapatkan hati seorang santri. Apalagi dibandingkan lelaki biasa, cara meluluhkan hati seorang santri memang cenderung lebih sulit untuk Anak Pesantren yang Tidak Dimiliki Cowok BiasaSebelum mengetahui bagaimana cara meluluhkan hati cowok pesantren, sebaiknya Anda mengetahui apa saja sifat atau karakter dari anak pesantren. Dengan demikian, Anda akan menjadi lebih yakin untuk menjalin hubungan atau menjadikannya sebagai calon karakter seorang santri yaitu sopan serta sangat taat agama. Tetapi, bukan berarti mereka tidak gaul, apalagi ketinggalan zaman. Bahkan di masa sekarang, banyak sekali santri yang taat agama namun tetap kekinian. Berikut ini beberapa sifat-sifat yang mereka miliki1. Tawadhu Rendah HatiSetinggi apapun ilmunya, seorang santri terbiasa untuk selalu rendah hati dan tidak berlaku sombong. Hal ini karena mereka menyadari bahwa ilmu mereka belum ada apa-apanya dibanding ilmu para guru, apalagi ulama Hormat dan Patuh pada Orang TuaSenakal atau sebandel apapun seorang santri laki-laki, mereka akan senantiasa hormat dan patuh kepada orang tuanya, apalagi ibu. Hal ini juga berlaku kepada orang yang lebih tua dari mereka, termasuk pula orang tua calon pasangannya Santun, Sopan, JujurAkhlakul karimah seperti perilaku jujur, sopan santun, berkata lembut, dan bersikap apa adanya adalah karakter atau ciri khas santri. Oleh karena itu, bisa dipastikan bahwa mereka akan memperlakukan pasangannya kelak dengan sangat Punya Pasangan Anak PesantrenSalah satu alasan mengapa cara meluluhkan hati cowok pesantren banyak dicari tahu oleh para wanita muslimah adalah karena berbagai keutamaan yang mereka miliki. Jika memiliki pasangan seorang anak pesantren, Anda bisa mendapatkan berbagai keuntungan berikut1. Mandiri dan Bersedia Membantu PasanganSeorang lelaki yang hidup di pesantren sudah terbiasa untuk hidup mandiri mengurus dirinya sendiri, sehingga cenderung tidak ribet untuk menuntut ini itu. Bahkan, mereka bisa dengan cekatan membantu pasangannya mengurus rumah, atau hal-hal Terhindar dari Maksiat PacaranDi Islam, pacaran adalah sesuatu yang dilarang karena tidak sesuai syariat. Sehingga, dengan cara meluluhkan hati cowok pesantren Anda dapat terhindar dari maksiat berpacaran, karena mereka akan langsung melangkah ke jenjang lebih serius yaitu Sosok Imam IdealDi pesantren, para santri akan belajar terkait agama secara mendalam. Itu sebabnya ketika lulus, cowok pesantren cenderung lebih paham ilmu agama dibanding lelaki lainnya, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai sosok imam yang dan Cara Meluluhkan Hati Cowok PesantrenSetelah mengetahui apa saja sifat serta keuntungan memiliki pasangan seorang cowok pesantren, saatnya mengetahui bagaimana cara pdkt dengan santri. Berbeda dengan cara meluluhkan hati cowok biasa, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan1. Menjadi SantriwatiCara pertama adalah dengan menjadi sesama santri, tepatnya yaitu santriwati. Sebab pada umumnya, banyak santri yang akhirnya mendapatkan pasangan sesama murid di pondok pesantren, yaitu itu karena mereka sudah cenderung lebih lama mengenal, apalagi banyak di antaranya yang akhirnya berpasangan karena dikenalkan oleh ustadz atau ustadzah di pesantren. Selain itu, kebanyakan cowok pesantren memang lebih senang dengan sesama para santriwati tentu sudah memahami bagaimana gaya hidup, karakter, serta kesederhanaan seorang alumni pesantren. Namun, cara meluluhkan hati cowok pesantren ini harus tetap dilakukan dengan niat jangan berniat masuk ke pesantren untuk meluluhkan hati seseorang. Sebaliknya, jadikan hal tersebut sebagai bonus, dan selalu ingat untuk menjadikan motivasi belajar agama sebagai niat utama bersekolah di pondok Berakhlak BaikGood looking saja tidak cukup, namun cara meluluhkan hati cowok pesantren paling utama adalah memiliki good attitude berakhlak baik. Hal ini tentu merupakan dambaan setia pria, sebab wanita berakhlak baik dianggap mampu menjadi pasangan yang baik yaitu dengan memiliki perilaku sopan, tutur kata lembut, hormat kepada orang tua, dermawan, dan lain sebagainya. Pasalnya, percuma wanita cerdas atau cantik tetapi tidak memiliki akhlak yang Hindari PacaranSebagai seorang santri, cowok pesantren sangat memahami dasar-dasar agama, termasuk larangan mendekati zina melalui pacaran. Sehingga, hindari cara meluluhkan hati cowok pesantren secara agresif seperti menembak langsung untuk mengajak jika mereka tertarik, tentulah mereka akan mendekati Anda dengan cara yang baik sesuai tuntunan agama, misalnya melalui ta’aruf atau bahkan langsung menikah. Bahkan, tidak jarang ada yang malah ilfil jika seorang wanita mendekatinya secara terlalu Memahami Ilmu Dasar AgamaMeskipun Anda bukanlah alumni madrasah atau sekolah agama, sebaiknya cobalah belajar dasar-dasar ilmu agama sebagai salah satu cara meluluhkan hati cowok pesantren. Hal ini merupakan salah satu bentuk cara memantaskan diri sebelum memahami dasar ilmu agama, calon pasangan Anda kelak akan merasa lebih respect sebab Anda sudah mengetahui pentingnya Islam dalam pernikahan. Selain itu, ilmu dasar agama juga bisa menjadi bekal untuk membangun keluarga serta mendidik anak Ikhtiar, Berdoa, TawakalSetelah melakukan berbagai cara meluluhkan hati cowok pesantren di atas, cara terakhir yang harus dilakukan adalah berikhtiar melalui doa dan tetap tawakal. Ingatlah, bahwa jodoh ada di tangan Allah, sehingga Anda harus menyerahkan apapun hasilnya pada semua cara sudah dilakukan namun belum berhasil juga, mungkin orang tersebut memang bukan jodoh Anda. Siapa tahu, Allah sudah menyiapkan jodoh lain yang tidak kalah sempurna ilmu agamanya dari orang karena itu, jangan mudah berputus asa, sebab Allah akan menyatukan dua orang yang derajatnya sama menjadi pasangan. Meskipun demikian, 5 cara meluluhkan hati cowok pesantren di atas bisa Anda coba sebagai salah satu bentuk ikhtiar. Jakarta – Sebagai orang yang sedang menuntut ilmu, santri diwajibkan untuk menjaga diri dari segala hal yang membuat Allah murka yang menyebabkan diangkatnya ilmu dari dirinya. Keberkahan dan kebermanfaatan ilmu yang didapat tergantung seberapa besar ia menjaga adab sebagai seorang santri, dalam Muqaddimah Majmu’ Syarah Al-Muhadzab disebutkan beberapa hal yang menjadi adab seorang santri. Fokus Menggapai Ridha Allah SWT Tidak untuk mendapatkan perkara duniawi, seperti kekayaan, jabatan, ketenaran, atau tujuannya hanya ingin mengungguli teman sekelasnya. Disinilah pentingnya untuk terus memperbaharui dan menata niat setiap saat, karena lautan tidak selalu tenang, terkadang angin merubah arah haluan. Dalam hal ini Imam Asy-Syafi’i memberikan teladan dalam ucapan beliau, “Saya ingin, semua orang yang belajar ilmu ini untuk tidak menisbatkan satu huruf pun kepada saya”. Bersikap Baik Menjaga perilakunya dengan senantiasa bersikap dengan sikap yang baik. Mulai dari hal yang mudah, dengan memperlihatkan wajah yang ramah, ringan tangan dalam membantu teman seperjuangan, bersabar atas perilaku yang kurang menyenangkan, dan mengurangi banyak bercanda. Menjaga Diri dari Penyakit Hati Menata hati agar tidak ternodai dengan penyakit hasad, riya, bangga dengan diri sendiri, atau memandang remeh orang lain. Kata Imam Nawawi, penyakit ini yang paling banyak menimpa santri yang tidak bisa menjaga hati. Imam Nawawi memberikan solusi, untuk menyembuhkan penyakit riya, seseorang harus yakin bahwa makhluk tidak akan bisa memberikan ia keuntungan maupun kerugian, jadi untuk apa beribadah dengan tujuan mendapat perhatian mereka?! Jadi, jangan membuat diri lelah demi perhatian mereka. Badan sudah lelah belajar, perhatian dari makhluk tidak didapat, pahala jatuh berguguran, dan mendapatkan murka Allah, rugi jika penyakit riya ini terus menempel di hati. Adapun penyakit berbangga dengan diri sendiri, kata Imam Nawawi, seseorang harus yakin bahwa semua yang diberikan oleh Allah, baik itu ilmu, harta atau apapun itu, semuanya merupakan karunia Allah. Manusia hanya meminjam untuk digunakan sementara, Allah bebas untuk memberi apapun dan mengambil apapun, semuanya adalah milik-Nya. Oleh karena itu, tidak boleh seseorang berbangga dengan barang yang ia tidak pernah miliki. Sedangkan pandangan yang meremehkan orang lain, kata Imam Nawawi, ia harus belajar adab yang diajarkan Al-Quran. Dalam Al-Quran Allah menyebut yang paling mulia adalah orang yang bertakwa. إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ Artinya “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.” QS. al-Hujurat 13 Dalam ayat lain Allah menyebutkan bahwa hanya Allah yang mengetahui siapa yang paling bertakwa, هُوَ اَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقٰى ࣖ Artinya “Dia mengetahui tentang orang yang bertakwa.” QS. An-Najm 32 Karena kita tidak tau siapa yang paling bertakwa, bagaimana bisa kita memandang orang lain dengan pandangan remeh? Bukankah akhir kehidupan setiap orang masih misteri? Bisa jadi yang hari ini bermaksiat berakhir dengan amal shaleh, bisa jadi juga yang hari ini sibuk beribadah hidupnya berakhir dengan maksiat. Semoga Allah berikan kita akhir yang baik. Menjalankan Sunah Senantiasa menjaga zikir yang diajarkan oleh syariat, mulai dari tasbih, tahlil, maupun shalawat. Karena tidak dipungkiri, bahwa ilmu akan lebih bercahaya dengan zikir. Al-Habib Lutfi bin Yahya mengatakan bahwa shalawat akan menjadikan ilmu semakin terang. Ini bisa dibuktikan dengan apa yang dilakukan oleh Imam Nawawi yang membaca Shalawat dalam semalam. Imam Ibnu Hajar Al-Haitami membaca Shalawat dalam semalam, sehingga ilmu para ulama tersebut terus bercahaya hingga saat ini. Selain soal intelektualitas yang berkaitan dengan pengetahuan yang luas dan pemahaman yang dalam, seorang santri juga harus berkaitan dengan spiritualitas yang kuat, dengan ibadah yang rajin, dan membersihkan hati dari penyakit. Disinilah pentingnya bermujahadah, agar ilmu yang banyak juga diiringi dengan hati yang bersih. Bersikap Muraqabah Senantiasa merasa diawasi oleh Allah muraqabah baik dalam keramaian maupun kesunyian. Sebagaimana nasihat Syekh Umar Al-Khatib, setiap santri yang mengambil cahaya dari para ulama, berarti dia memikul amanat untuk menjaga cahaya tersebut dengan tidak bermaksiat. Jika orang sudah merasa diawasi oleh Allah, maka ia akan sangat sulit untuk bermaksiat. Menjaga Kehormatan Ilmu Menjaga kehormatan ilmu dengan tidak pergi ke tempat-tempat yang dirasa tidak menggambarkan sosok seorang santri. Namun, jika seandainya ada kebutuhan yang mendorong untuk pergi ke tempat tersebut, maka itu dapat ditoleransi. Menjadikan Ilmu sebagai Prioritas Tidak menduakan ilmu dengan kegiatan lain yang dapat menganggu waktu belajarnya. Seandainya memang terpaksa, maka ia harus melakukan kegiatan itu setelah kewajiban belajarnya usai ia tunaikan. Rajin Menulis Berusaha untuk menulis jika ia mampu. Karena dengan menulis, ia akan berusaha lebih kuat untuk membaca, mengulang, berdiskusi, sehingga akan terlihat detailnya ilmu. Masalah-masalah yang belum terpecahkan akan ia temukan jawabannya ketika ia sedang mengulang pelajaran. Namun, jika ia tidak mampu untuk menulis, lebih baik ia menahan dirinya. Agar tidak memberikan pengaruh buruk terhadap khayalak umum. Terus Belajar kepada Ulama Jika ia sudah memiliki nama yang besar, jangan sampai itu membuatnya segan untuk belajar dengan ulama yang tidak terkenal. Misalnya, Amru bin Syuaib bukanlah seorang Tabi’in, tapi lebih dari 70 Tabi’in belajar dengannya. Diringkas dari Muqaddimah Majmu’ Syarah Al-Muhadzab hal 161-167 dengan beberapa penambahan. Madinah Bu’uts Al-Islamiyah, Kairo Oleh Gus Fahrizal Fadil Editor Daniel Simatupang Guru merupakan salah satu orang yang sangat berjasa dalam kehidupan setiap manusia. Dialah yang telah mengajari murid-muridnya tentang berbagai hal yang belum diketahui. Ia seolah cahaya di tengah gelapnya kebodohan. Karena itu sangatlah layak bagi siapapun untuk menghormati dan menjaga adab terhadap itu, para ulama menetapkan beberapa adab yang harus dilakukan santri atau murid terhadap gurunya. Hal ini dilakukan agar santri mendapatkan keberkahan ilmu dari gurunya tersebut. Karena itu, di artikel ini kami akan mengulas mengenai adab santri terhadap Setiap Saran dan NasihatnyaTidak Melupakan JasanyaSabar Atas Kealfaan dan KekurangannyaMemperhatikan Etika Ketika Duduk di Depan GuruMenyimak Penjelasan Guru Saat di Majelis IlmuMentaati Setiap Saran dan NasihatnyaSudah selayaknya seorang santri mentaati setiap saran, nasihat, dan arahan gurunya. Selama saran tersebut tidak melenceng dari aturan Allah, maka tidak ada alasan bagi seorang santri untuk tidak mentaatinya. Bahkan, hendaknya hubungan antara guru dan muridnya itu ibarat pasien dengan dokter spesialis. Sehingga ia menerima dan memakan resep sesuai dengan dosis yang itu seorang santri juga harus berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan ridha guru terhadap apa yang ia lakukan di kemudian hari. Tak lupa, santri juga seyogyanya bersungguh sungguh dalam memberikan penghormatan kepadanya dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara hendaknya seorang santri juga memahami bahwa merendahkan diri di hadapan gurunya merupakan kemuliaan, kertundukannya kepada guru merupakan kebanggaan, dan tawadlu dihadapannya merupakan wasilah terangkatnya derajat di akhirat hal ini Syekh Ibnu Hajar al-Haitami berkataيتعين عليه الاستمساك بهديه والدخول تحت جميع أوامره ونواهيه ورسومه حتى يصير كالميِّت بين يدي الغاسل ، يقلبه كيف شاء“Seharusnya murid berpegangan kepada petunjuk gurunya, tunduk patuh atas segala perintah, larangan dan garis-garisnya, sehingga seperti mayit di hadapan orang yang memandikan, ia berhak dibolak-balik sesuka hati.” Syekh Ibnu hajar al-Haitami, al-Fatawi al-Haditsiyyah, juz 1, hal. 56Tidak Melupakan JasanyaSeorang santri juga hendaknya tidak melupakan setiap jasa gurunya. Hatta walau guru tersebut hanya mengajarkan alif ba ta, maka sangat tidak layak untuk melupakan jasanya. Ingatlah terus wajahnya dan doakan ia dalam setiap lantunan doa harian, baik guru tersebut sudah wafat atau masih lupa pula untuk bersilaturahmilah kepadanya jika memiliki waktu luang, karena yang demikian itu akan menambah keberkahan. Atau jika beliau sudah wafat, ziarahilah makam dan hadiahkan al fatihah kepadanya. Sebab hal itu akan membuatnya bahagia di alam itu, seorang santri hendaknya berupaya menjaga kebiasaan baik yang telah dilakukan oleh gurunya, baik itu dalam masalah agama atau dalam masalah keilmuan. Juga tak lupa mencontoh ahlak baiknya sebagaimana yang telah dilakukan olehnya. Tak lupa, hendaknya santri juga selalu setia, tunduk dan patuh kepadanya dalam keadaan apapun dan dimanapun ia Atas Kealfaan dan KekurangannyaTidak ada manusia yang lepas dari kelalaian dan kesalahan selain Baginda Muhammad SAW. Karena itu tentu guru juga kadang melakukan kesalahan. Baik itu sengaja maupun tidak. Terkadang tentu guru bersikap tidak bijaksana, marah, dan hal lainnya yang membuat kita jengkel kepadanya. Jika berada dalam posisi seperti ini, hendaknya seorang santri bersabar atas sikap gurunya jika sang guru tersebut melakukan dosa dihadapannya, wajib atas seorang murid tidak menyebarkan kesalahan gurunya, apalagi jika sampai menjadikan bahan gosipan dan gunjingan dengan santri lainnya. Justru sebaiknya seorang murid memberi tau dan mengkoreksi gurunya secara langsung dengan bertatap muka dengannya. Tentu dengan cara yang ahsan dan tidak terkesan jika seorang guru marah dan berbuat kasar kepada Anda selaku santri, maka yang perlu dilakukan adalah meminta maaf kepada guru jika barangkali Anda melakukan kesalahan. Tak hanya itu, tampakkanlah rasa penyesalan diri dan tetap berupaya mencari ridhonya. Karena hal itu akan lebih mendekatkan seorang santri kepada kasih sayang Etika Ketika Duduk di Depan GuruTermasuk adab seorang santri kepada gurunya adalah dengan memperhatikan tata cara dan etika ketika duduk dihadapan guru, baik saat dalam majelis maupun saat duduk langsung dengannya secara empat mata. Diantara cara duduk yang dianjurkan adalah duduk berlutut di atas kedua lutut atau seperti duduk tasyahud, atau duduk bersila, dengan rendah diri, tenang dan khusyu’.Selain itu santri tidak boleh menengok kanan kiri tanpa ada alasan yang jelas. Kemudian santri juga menghadap gurunya dengan seluruh bagian tubuhnya, mendengar setiap ucapannya seksama, memandang wajahnya, mencermati arah pembicaraannya, sehingga guru tidak perlu mengulang-ulang penjelasannya disebabkan ketidakpahaman ketinggalan, sebisa mungkin seorang santri tidak berdehem saat sedang berhadapan dengan guru. Apabila terpaksa bersin, hendaknya mengecilkan volume bersin sebisa mungkin serta menutupi wajah dengan tangan, sapu tangan, atau tisu. Jika menguap dihadapannya, jangan sampai membuka mulut sehingga gigi Anda terlihat oleh sang Penjelasan Guru Saat di Majelis IlmuSaat guru sedang memberikan materi, baik itu di masjid ataupun di kelas, menjadi kewajiban seorang murid menyimak secara seksama penjelasan gurunya, meskipun materi tersebut sudah diketahui sebelumnya oleh murid. Simaklah seluruh penjelasan guru dengan penuh antusias. Bukan malah abai dan bersikap acuh tak acuh terhadap materi yang sedang hal ini, Syaikh Az Zarnuji dalam kitab ta’lim muta’allim menulis وينبغى لطالب العلم أن يستمع العلم والحكمة بالتعظيم والحرمة، وإن سمع مسألة واحدة أو حكمة واحدة ألف مرة. وقيل من لم يكن تعظيمه بعد ألف مرة كتعظيمه فى أول مرة فليس بأهل العلم“Seyogyanga bagi pencari ilmu mendengarkan ilmu dan kalam hikmah dengan menaggungkan dan memuliakan, meski ia telah mendengar satu permasalahan sebanyak seribu kali. Diucapkan, orang yang mengagungkannya setelah yang ke seribu kali tidak seperti saat ia baru pertama mendengar, maka bukan ahli ilmu.”Semoga Allah Swt. menjaga dan melimpahkan guru-guru kita dengan rahmat dan taufiq-Nya. Wallaahu a’lam…Baca jugaKitab Talim Mutaallim Pengertian, Isi, dan Pengarangnya

cara mendapatkan hati seorang santri